13. Teknik Pertanian
- Daya tampung: 28
- Peminat: 75
- Keunggulan: Prodi ini mempelajari tentang penerapan ilmu dan teknologi dalam bidang pertanian, seperti mekanisasi, irigasi, pengolahan tanah, dan pengendalian hama. Lulusan prodi ini dapat bekerja di bidang pertanian, agroindustri, konsultansi, dan penelitian.
14. Ilmu Gizi
- Daya tampung: 18
- Peminat: 70
- Keunggulan: Prodi ini mempelajari tentang keseimbangan zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh manusia, serta dampaknya terhadap kesehatan dan penyakit. Lulusan prodi ini dapat bekerja di bidang kesehatan, pangan, nutrisi, dan edukasi.
15. Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota
- Daya tampung: 18
- Peminat: 69
- Keunggulan: Prodi ini mempelajari tentang perancangan dan pengelolaan wilayah dan kota yang berwawasan lingkungan, sosial, ekonomi, dan budaya. Lulusan prodi ini dapat bekerja di bidang perencanaan, pengembangan, pengawasan, dan evaluasi wilayah dan kota.
16. Teknik Lingkungan
- Daya tampung: 18
- Peminat: 68
- Keunggulan: Prodi ini mempelajari tentang pencegahan dan penanggulangan pencemaran lingkungan, serta pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Lulusan prodi ini dapat bekerja di bidang lingkungan, industri, pemerintahan, dan lembaga non-pemerintah.
17. Teknik Elektro
- Daya tampung: 18
- Peminat: 67
- Keunggulan: Prodi ini mempelajari tentang ilmu dan teknik yang berkaitan dengan listrik, elektronika, dan telekomunikasi. Lulusan prodi ini dapat bekerja di bidang energi, industri, telekomunikasi, dan teknologi informasi.
18. Teknik Sipil
- Daya tampung: 18
- Peminat: 66
- Keunggulan: Prodi ini mempelajari tentang perencanaan, konstruksi, dan pemeliharaan infrastruktur sipil, seperti jalan, jembatan, gedung, dan bendungan. Lulusan prodi ini dapat bekerja di bidang konstruksi, konsultansi, pengawasan, dan penelitian.
19. Teknik Mesin
- Daya tampung: 18
- Peminat: 65
- Keunggulan: Prodi ini mempelajari tentang perancangan, pembuatan, dan pengoperasian mesin dan alat-alat mekanik, seperti motor, pesawat, robot, dan turbin. Lulusan prodi ini dapat bekerja di bidang industri, otomotif, penerbangan, dan energi.
20. Teknik Kimia
- Daya tampung: 18
- Peminat: 64
- Keunggulan: Prodi ini mempelajari tentang proses-proses kimia yang terjadi di dalam industri, seperti pemisahan, reaksi, dan katalisis. Lulusan prodi ini dapat bekerja di bidang industri kimia, farmasi, pangan, dan lingkungan.
Baca juga: Cara Daftar PIP 2024 untuk Siswa SMA dan SMK, Dapatkan Bantuan Rp 1,8 Juta
Mengapa Anda Harus Memilih Prodi yang Kurang Diminati?
Mungkin Anda bertanya-tanya, mengapa Anda harus memilih prodi yang kurang diminati di UB? Apakah prodi-prodi tersebut tidak memiliki prospek yang baik? Apakah prodi-prodi tersebut tidak sesuai dengan minat dan bakat Anda? Apakah prodi-prodi tersebut tidak menarik bagi Anda?
Sebelum Anda menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, ada beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan. Pertama, prodi yang kurang diminati tidak berarti prodi yang buruk. Setiap prodi di UB memiliki kualitas dan standar yang tinggi, serta akreditasi yang baik.
Prodi yang kurang diminati juga memiliki kurikulum yang menarik dan relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Kedua, prodi yang kurang diminati tidak berarti prodi yang tidak memiliki prospek. Justru sebaliknya, prodi yang kurang diminati mungkin memiliki peluang yang lebih besar di masa depan.
Pasalnya, prodi yang kurang diminati biasanya memiliki lulusan yang lebih sedikit, sehingga persaingan di dunia kerja menjadi lebih rendah. Prodi yang kurang diminati juga biasanya memiliki bidang keahlian yang spesifik, sehingga lulusannya lebih mudah mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan kompetensinya.
Ketiga, prodi yang kurang diminati tidak berarti prodi yang tidak sesuai dengan minat dan bakat Anda. Anda mungkin belum mengetahui secara pasti apa yang Anda minati dan bakati. Anda mungkin juga belum mengetahui secara mendalam apa yang dipelajari dan dilakukan oleh prodi yang kurang diminati.
Oleh karena itu, Anda perlu melakukan riset dan konsultasi lebih lanjut tentang prodi yang kurang diminati. Anda mungkin akan menemukan prodi yang ternyata sesuai dengan minat dan bakat Anda.
Keempat, prodi yang kurang diminati tidak berarti prodi yang tidak menarik bagi Anda. Anda mungkin merasa bahwa prodi yang kurang diminati tidak memiliki daya tarik yang cukup untuk Anda.
Anda mungkin lebih tertarik pada prodi yang populer, prestisius, atau memiliki gaji tinggi. Namun, Anda perlu ingat bahwa prodi yang Anda pilih akan menentukan masa depan Anda. Anda harus memilih prodi yang benar-benar Anda sukai dan Anda kuasai, bukan prodi yang hanya Anda ikuti karena alasan lain.
Oleh karena itu, jangan ragu untuk memilih prodi yang kurang diminati di UB. Anda mungkin akan menemukan prodi yang sesuai dengan minat, bakat, dan cita-cita Anda. Anda juga mungkin akan menemukan prodi yang memiliki prospek yang cerah dan menarik di masa depan. Anda juga mungkin akan menemukan prodi yang membuat Anda bahagia dan puas dengan pilihan Anda.
Kesimpulan
UB merupakan salah satu PTN favorit di Indonesia yang menawarkan banyak pilihan prodi di berbagai bidang ilmu. Di SNBP 2024, UB menawarkan 83 prodi dengan daya tampung sebanyak 3.662 kursi. Namun, tidak semua prodi memiliki peminat yang tinggi. Ada 20 prodi yang masih tersisa banyak kursi kosong.
Prodi-prodi tersebut adalah Teknologi Bioproses, Sains Data, Teknik Geofisika, Budidaya Perairan, Pendidikan Teknologi Informasi, Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, Akuakultur (PSDKU Kediri), Administrasi Pendidikan, Sastra Cina, Sosial Ekonomi Perikanan (PSDKU Kediri), Fisika,
Pendidikan Bahasa Jepang, Teknik Pertanian, Ilmu Gizi, Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, Teknik Lingkungan, Teknik Elektro, Teknik Sipil, Teknik Mesin, dan Teknik Kimia.
Prodi-prodi tersebut memiliki keunggulan dan prospek masing-masing, serta sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Anda tidak perlu ragu untuk memilih prodi yang kurang diminati di UB, karena Anda mungkin akan menemukan prodi yang sesuai dengan minat, bakat, dan cita-cita Anda. Anda juga mungkin akan menemukan prodi yang memiliki peluang yang lebih besar di masa depan.