Dirjen Guru: Lulusan PPG yang Mengajar di Daerah 3 T akan Cepat Naik Pangkat

loading…

Dirjen Guru, Tenaga Kependidikan dan Pendidikan Guru Kemendikdasmen Prof. Dr. Nunuk Suryani. Foto/Ary Wahyu Wibowo.

SOLO – Kebutuhan guru di daerah 3T masih sangat tinggi. Oleh karena itu pemerintah pun mendorong mahasiswa calon guru melalui PPG dengan memberikan mereka sejumlah fasilitas, salah satunya kenaikan pangkat.

Direktur Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan dan Pendidikan Guru Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Nunuk Suryani mengatakan, pemerintah menyiapkan perumahan, kenaikan pangkat dua tahun lebih cepat, tunjungan untuk daerah khusus, 2 tahun boleh mengikuti ASN, dan 2 tahun boleh kembali ke kota.

Baca juga: Daftar Ulang PPG Dalam Jabatan Angkatan 1 Dibuka Hari Ini, Cek Caranya

“Sebagai generasi muda harusnya mencari pengalaman, kalau sudah lulus dari daerah 3T itu, pasti kompetensinya luar biasa,” kata Nunuk Suryani di sela-sela menghadiri pelepasan lulusan mahasiswa PPG calon guru gelombang 2 tahun 2023 dan gelombang 1 tahun 2024 di Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, dikutip Minggu (2/2/2025).

Kebijakan itu di antaranya mengadopsi dari Program Indonesia Mengajar. Dia menjelaskan, PPG calon guru yang bersedia ditempat di daerah 3T, pasti memiliki beragam terobosan dan inovasi agar bisa melakukan pembelajaran yang berkualitas.

Baca juga: Merdeka Mengajar Diganti Ruang GTK, Ini Cara Unduhnya di Android

Dirjen Nunuk menjelaskan, semakin ke wilayah timur maka kekurangan guru jumlahnya bertambah besar untuk program studi tertentu. Berbicara mengenai rasio antara jumlah guru dan murid, maka perbandingannya adalah 1:16. Jumlah ketersediaan guru sebenarnya memenuhi namun kekurangan hingga 700.000 guru.

“Dilihat petanya, itu ngumpul di kota-kota. Yang di sini berlebih adalah guru- guru honorer yang belum diangkat. Di sana kekurangan, redistribusinya yang belum bagus,” pungkasnya.

(nnz)

source