Materi Pramuka Penggalang Lengkap 2023

Table of contents:

[Hide]
[Show]

JakartaMateri Pramuka Penggalang. Artikel ini membahas secara lengkap dan rinci tentang materi pramuka penggalang, yaitu materi yang harus dipelajari oleh anggota dan pembina pramuka penggalang. Artikel ini juga memberikan saran untuk mempelajari materi tersebut dengan baik.

Materi Pramuka Penggalang: Panduan Lengkap untuk Pembina dan Anggota

Pramuka penggalang adalah salah satu golongan dalam gerakan pramuka yang berusia 11-15 tahun. Nama penggalang berasal dari kiasan masa perjuangan bangsa Indonesia yang melakukan penggalangan untuk mencapai kemerdekaan. Pramuka penggalang memiliki semangat patriotisme, kemandirian, dan kreativitas yang tinggi.

Materi pramuka penggalang adalah materi-materi yang harus dipelajari dan dikuasai oleh anggota dan pembina pramuka penggalang. Materi ini meliputi pengetahuan dasar kepramukaan, pengetahuan umum kepramukaan, teknik kepramukaan, syarat kecakapan umum, syarat kecakapan khusus, dan materi tambahan lainnya.

Materi pramuka penggalang sangat penting untuk membentuk karakter, keterampilan, dan sikap yang baik bagi anggota pramuka penggalang. Materi ini juga berguna untuk menyiapkan anggota pramuka penggalang untuk naik tingkat menjadi pramuka penegak.

Dalam artikel ini, kami akan membahas secara lengkap dan rinci tentang materi pramuka penggalang. Kami akan menjelaskan apa saja materi yang harus dipelajari, bagaimana cara mempelajarinya, dan apa manfaatnya bagi anggota dan pembina pramuka penggalang.

Materi Pramuka Penggalang: Pengenalan Pramuka Penggalang

Pramuka penggalang adalah golongan dalam gerakan pramuka yang berusia 11-15 tahun. Pramuka penggalang terdiri dari tiga tingkatan, yaitu:

  • Pramuka penggalang ramu, yang berusia 11-12 tahun.
  • Pramuka penggalang rakit, yang berusia 13-14 tahun.
  • Pramuka penggalang terap, yang berusia 15 tahun.

Setiap tingkatan memiliki tanda kecakapan umum (TKU) yang berbeda. TKU adalah tanda yang dikenakan di lengan baju sebelah kiri di bawah tanda barung. TKU berbentuk janur (daun kelapa) yang dilipat menjadi dua dengan gambar manggar (bunga kelapa) di tengahnya. TKU memiliki warna dasar merah dengan warna manggar sesuai dengan tingkatannya, yaitu:

  • TKU ramu berwarna kuning.
  • TKU rakit berwarna hijau.
  • TKU terap berwarna biru.

Untuk mendapatkan TKU, anggota pramuka penggalang harus memenuhi syarat kecakapan umum (SKU) yang sesuai dengan tingkatannya. SKU adalah kriteria penilaian kemampuan anggota pramuka penggalang dalam bidang pengetahuan, keterampilan, dan sikap. SKU terdiri dari beberapa poin yang harus dipelajari dan dikuasai oleh anggota pramuka penggalang.

Satuan terkecil dalam pramuka penggalang adalah regu. Regu adalah kelompok yang beranggotakan 5-10 orang pramuka penggalang yang dipimpin oleh seorang pemimpin regu (pinru). Pinru dipilih oleh anggota regunya sendiri. Setiap regu memiliki nama dan lambang sendiri.

Satuan dari beberapa regu disebut pasukan. Pasukan adalah kelompok yang beranggotakan 25-50 orang pramuka penggalang yang dipimpin oleh seorang pemimpin pasukan (pinpas). Pinpas dipilih oleh pinru-pinru dari setiap regu. Setiap pasukan memiliki nama dan lambang sendiri.

Dalam pramuka penggalang, ada juga dewan penggalang dan dewan kehormatan. Dewan penggalang adalah lembaga yang berfungsi sebagai wadah aspirasi, konsultasi, dan koordinasi antara anggota pramuka penggalang. Dewan penggalang terdiri dari pinpas, pinru-pinru, dan pratama (pemimpin regu utama).

Dewan kehormatan adalah lembaga yang berfungsi sebagai penjaga kode kehormatan pramuka. Dewan kehormatan terdiri dari pinpas, pinru-pinru, dan anggota pramuka penggalang yang dipilih oleh dewan penggalang.

Pramuka penggalang memiliki semboyan “Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan”. Artinya, kebenaran adalah kewajibanku, kewajiban adalah pengabdianku. Pramuka penggalang juga memiliki sandi yel-yel yang berbunyi “Penggalang Hebat!”. Artinya, pramuka penggalang adalah orang-orang yang hebat dalam segala hal.

Materi Pramuka Penggalang: Materi Pengetahuan Dasar Kepramukaan

Materi pengetahuan dasar kepramukaan adalah materi yang membahas tentang hal-hal mendasar yang berkaitan dengan gerakan pramuka. Materi ini meliputi:

  • Kiasan dasar gerakan pramuka, yaitu kiasan-kiasan yang menjadi landasan filosofi dan metode pendidikan kepramukaan. Kiasan dasar gerakan pramuka terdiri dari:
  • Kiasan alam, yaitu kiasan yang menggambarkan hubungan antara manusia dengan alam. Contoh: bumi sebagai ibu pertiwi, matahari sebagai sumber kehidupan, air sebagai sumber kesegaran, api sebagai sumber semangat, angin sebagai sumber perubahan, tanaman sebagai sumber keindahan, hewan sebagai sumber pelajaran.
  • Kiasan perjuangan, yaitu kiasan yang menggambarkan hubungan antara manusia dengan sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Contoh: janur sebagai simbol persatuan dan kemerdekaan, manggar sebagai simbol cita-cita dan harapan, bendera merah putih sebagai simbol identitas dan kedaulatan, lagu Indonesia Raya sebagai simbol jiwa dan semangat.
  • Kiasan keluarga, yaitu kiasan yang menggambarkan hubungan antara manusia dengan sesama anggota gerakan pramuka. Contoh: kakak adik sebagai simbol persaudaraan dan kasih sayang, bapak ibu sebagai simbol bimbingan dan perlindungan, rumah sebagai simbol tempat tinggal dan kenyamanan, makan bersama sebagai simbol kebersamaan dan kerjasama.

Sistem among, yaitu sistem pendidikan kepramukaan yang berdasarkan pada asas belajar sambil melakukan (learning by doing) dan asas mandiri (self-reliance). Sistem among mengutamakan proses pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan. Sistem among terdiri dari:

  • Among satuan karya (ASKA), yaitu sistem pendidikan kepramukaan yang dilakukan di tingkat satuan karya (satuan khusus gerakan pramuka). ASKA melibatkan pembina satuan karya (pembimbing dewasa) dan anggota muda (pramuka penegak dan pandega). ASKA menggunakan metode penelitian (researching), pengabdian masyarakat (community service), penjelajahan (exploring), lomba (competing), dan pameran (exhibiting).
  • Among ambalan, yaitu sistem pendidikan kepramukaan yang dilakukan di tingkat ambalan (satuan tertinggi gerakan pramuka). Among ambalan melibatkan pembina ambalan (pembimbing dewasa) dan anggota muda (pramuka penegak dan pandega). Among ambalan menggunakan metode diskusi (discussing), seminar (seminaring), lokakarya (workshopping), studi banding (benchmarking), dan studi kasus (case studying).

Kode kehormatan pramuka, yaitu kode etik yang menjadi pedoman perilaku bagi anggota gerakan pramuka. Kode kehormatan pramuka terdiri dari:

Dasa dharma pramuka, yaitu sepuluh butir ajaran moral yang harus dijalankan oleh anggota gerakan pramuka. Dasa dharma pramuka adalah:

  • Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
  • Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia
  • Patriot yang sopan dan kesatria
  • Patuh dan suka bermusyawarah
  • Rela menolong dan tabah
  • Rajin, terampil, dan gembira
  • Hemat, cermat, dan bersahaja
  • Disiplin, berani, dan setia
  • Bertanggung jawab dan dapat dipercaya
  • Suci dalam pikiran, perkataan, dan perbuatan

Tri satya pramuka, yaitu tiga butir janji yang harus diucapkan oleh anggota gerakan pramuka saat dilantik. Tri satya pramuka adalah:

  • Demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh:
  • Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan Yang Maha Esa, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan mengikuti dasa dharma pramuka
  • Menolong sesama hidup dan ikut serta membangun masyarakat
  • Menjunjung tinggi kode kehormatan pramuka

Lambang gerakan pramuka, yaitu lambang yang menjadi simbol identitas dan filosofi gerakan pramuka. Lambang gerakan pramuka berbentuk perisai dengan gambar tunas kelapa di tengahnya. Lambang gerakan pramuka memiliki makna sebagai berikut:

  • Perisai berwarna merah putih melambangkan bendera merah putih sebagai simbol identitas dan kedaulatan bangsa Indonesia.
  • Tunas kelapa berwarna hijau melambangkan janur sebagai simbol persatuan dan kemerdekaan bangsa Indonesia.
  • Tunas kelapa memiliki lima helai daun yang melambangkan lima sila pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia.
  • Tunas kelapa memiliki dua buah bunga yang melambangkan dua golongan dalam gerakan pramuka, yaitu golongan dewasa dan golongan muda.
  • Tunas kelapa memiliki satu buah buah yang melambangkan satu tujuan dalam gerakan pramuka, yaitu menciptakan manusia Indonesia seutuhnya.

Baca juga: Materi Pramuka Siaga: Apa Saja yang Harus Diketahui oleh Anggota Pramuka Usia 7-10 Tahun?

source